Berbagai Penyebab Mengapa Seorang Anak Terlambat Berjalan

Selamat datang di www.ObatSakitPinggangTerbaik.com, merupakan satu-satunya agen resmi penyedia obat herbal sakit pinggang terbaik yang telah terbukti AMPUH, AMAN dan NYAMAN mengobati sakit pinggang secara alami tanpa efek samping.

Menyediakan juga berbagai obat, vitamin dan suplemen yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang serta sendi Anda. Melayani pemesanan ke seluruh Indonesia ! Nikmati pelayanan terbaik dari kami ” BISA KIRIM BARANG DULU, SETELAH BARANG SAMPAI BARU TRANSFER PEMBAYARAN & DIJAMIN UANG KEMBALI JIKA PESANAN TIDAK SAMPAI KE ALAMAT ANDA

Berbagai Penyebab Mengapa Seorang Anak Terlambat Berjalan

Berbagai Penyebab Mengapa Seorang Anak Terlambat Berjalan

Penyebab anak sulit berjalan – Proses tumbuh kembang seorang anak dengan anak lainnya tentu berbeda-beda. Dr. dr. Saptawati Bardosono, MSc dari Indonesian Nutrition Association mengatakan bahwa seorang anak dikatakan tumbuh jika berat dan tinggi badannya bertambah seiring dengan pertambahan umurnya. Sedangkan seorang anak dikatakan berkembang jika aktivitas fisik dan kognitifnya bertambah seiring dengan pertambahan si kecil.

Tahapan tumbuh kembang anak sendiri dapat dibagi ke dalam beberapa tahapan seperti pertumbuhan fisik, perkembangan motorik, perkembangan kognitif, perkembangan bahasa dan perkembangan psikososial.

Baca juga :

Pada beberapa kasus, proses tumbuh kembang seorang anak ini dapat terganggu seperti terganggunya ketika seorang anak mengalami keterlambatan dalam proses berjalan. Keterlambatan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor termasuk faktor kematangan fisik dan psikologis anak.

Sebenarnya pada usia berapa seorang anak seharusnya sudah bisa berjalan ? Laman nova.id menjelaskan bahwa merujuk pada teori perkembangan, 25 persen anak sudah bisa berjalan di usia 11,1 bulan, 50 persen di usia 12,3 bulan dan 90 persen di usia 14,9 bulan. “Tapi pada umumnya, usia anak berjalan tak terlalu jauh berkisar antara 16-20 bulan,” ujar psikolog dari Unika Atma Jaya Jakarta, Lidia L. Hidajat, MPH.

Lalu, apa saja faktor dan penyebab seorang anak mengalami keterlambatan proses berjalan ?

Faktor fisik

Faktor fisik, misalnya, kekuatan otot kaki. Apakah organ kakinya sudah matang atau belum. “Bila sudah matang, dengan sendirinya anak dapat berjalan.” Tapi kalau anak ada kelainan fisik semisal ototnya lemah atau cacat, maka ia akan terlambat berjalan.

Menurut Dr. Hardiono D. Pusponegoro, MD dari bagian neurologi anak RSUPN Cipto Mangunkusumo, kelainan organik atau fisik tersebut bisa karena ada gangguan di otot atau otak. “Gangguan otot kebanyakan diperoleh sejak lahir, secara genetik atau turunan, sehingga anak tak bisa berjalan,” terangnya. Sementara gangguan di otak disebabkan ada kerusakan otak sehingga menimbulkan gangguan gerak.

Gangguan sumsum tulang belakang

Adanya gangguan di sumsum tulang belakang juga bisa membuat anak tak bisa berjalan. Misalnya, karena jatuh dan sumsum tulang belakangnya patah. “Bisa juga terjadi kekurangan salah satu bahan kimia tertentu sebagai neurotransmitter (bahan yang membantu penyaluran rangsang antara dua sel saraf atau antara saraf dan otot), yang bekerja antara sambungan saraf tepi dan otot. Ini pun bisa menyebabkan anak lumpuh.” Penyebab lainnya ialah penyakit semisal polio.

Kematangan psikologis

Kematangan psikologis ini tergantung pada kesiapan diri sang anak sendiri. Meski kakinya sudah kuat tapi karena ia merasa belum waktunya atau ia belum mau berjalan, maka ia tak akan terdorong untuk berjalan,” terang Lidia. Hal ini tampak jelas terlihat pada anak ekstrovert dan introvert. “Anak ekstrovert akan lebih kelihatan keinginannya. Ketika ia sudah siap berjalan, ia akan mencoba menjejakkan kakinya atau merambat.” Sebaliknya pada anak introvert, lebih banyak diam dan tampak tenang.

Faktor pola asuh

Faktor penyebab anak sulit berjalan lainnya ialah karena pola asuh orang tua. Ada orang tua yang perhatian sekali terhadap perkembangan anaknya. Ia akan ribut bila anaknya belum bisa jalan, sehingga berusaha merangsang anaknya agar bisa cepat jalan. Padahal, belum tentu si anak sudah siap secara fisik dan psikologis. “Lagipula, kalau anak sudah siap, tanpa diberi perangsang seperti itu pun anak bisa berjalan.” Sebaliknya, kalau anak belum siap, biar dipaksa kayak apapun juga, dia tak akan mau jalan.

Baca juga :

Pola asuh lain yang menghambat perkembangan berjalan anak ialah sikap orang tua yang memperlakukan anak dengan nyaman. Misalnya, anak selalu digendong. “Orang tua tak pernah memberdirikan anak karena khawatir anaknya jatuh. Anak tak dirangsang menggunakan kakinya sehingga membuatnya jadi keenakan dan malas berjalan.” Selain itu, bila anak tak dirangsang secara fisik maka fisiknya pun akan lambat berkembangnya.

Lebih lanjut lagi, laman health.kompas.com menjelaskan bahwa keterlambatan berjalan biasanya sering terjadi pada kelompok anak tertentu seperti :

Bayi prematur, obesitas atau kegemukan, bayi lahir dengan berat bada rendah atau kurang dari 2.500 gram, anak dengan gangguan hipersensitif saluraan cerna seperti gastropoesepageal refluks, sering muntah, mual atau sering sulit buang air besar. Keadaan ini sering terjadi pada anak alergi atau hipersensitif saluran cerna. Sangat jarang pada anak menderita tumor otak, retardasi mental dan cerebral palsy.

Itulah beberapa penyebab anak susah berjalan. Semoga artikelnya bermanfaat, terimakasih 🙂

Baca juga artikel lainnya :

Jelly Gamat QnC

Gejala & Tanda Jika Anda Menderita Penyakit Kolesterol Tinggi

Posted by Obat Sakit Pinggang

Berbagai Penyebab Mengapa Seorang Anak Terlambat Berjalan

Please follow and like us:
20

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *